Rabu, 15 Oktober 2014

Maafkan Atas Keraguanku...

Ketika sang mentari membias di atas bukit

Sinarnya sangat indah berwarna warni

Mengagumkan rasa ,hingga tak beranjak

Begitu indahnya Alam

Di ketulusan memberi , tanpa mengharap
kembali

Sungguh sangat-sangat mengagumkan

Segala keindahan Alam ,

Mengingatkanku pada sang kekasih hati

Yang selalu setia dengan ketulusan

Namun aku sering meragukannya

Dan menyia-nyiakan kesetiaannya
"Aku memang jahad dan bodoh "

Tak menghargai arti kesetiaan

Maafkan aku sayangku..
Yang menganggap diam mu adalah kebosanan

Dan menganggap mencintaimu adalah kesalahan

Sehingga keraguan menghinggapiku

Dan maafkan aku cintaku...

Tak menghargai kesetiaan dan ketulusan
Karena memang aku , bodoh dan buta dengan
rasa

Sehingga melukai hati nuranimu
Mungkin saat ini kau masih terluka,,

Dengan syair ini kuharapkan kau mengerti

Sebenarnya rasa diri , padamu...
Bukanlah kesengajaan atau Keinginan berpisah
Tetapi memang karena kebodohanku,
Mengartikan kesetiaanmu ..
Sekali lagi maafkan aku...
Karena telah meragukan ketulusanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar